Dalam harap yang menyekap,

aku pergi dan mencari dia di seluruh sudut ruangan; tak kutemukan dia di sana.

Rumahku kecil, dan apa yang pernah pergi tidak akan kembali.

Tetapi istana-Mu tanpa batas, Tuhan; dan ketika mencari dia, aku telah sampai di pintu-Mu.

Aku berdiri di bawah tirai langit malam-Mu, dan aku buka mataku yang riang menatap wajah-Mu.

Aku telah sampai pada kedipan keabadian tempat tak satu pun dapat menghilang tiada harap, tiada kebahagiaan, tiada wajah yang bersimbah air mata.

Oh, kosongkan hidupku yang hampa ke dalam lautan itu, damparkan ia ke kepenuhan

yang terdalam.

Biarkan aku, sekali saja, merasakan sentuhan manis yang hilang dalam keseluruhan semesta.

(Rabindranath Tagore, 2002:29).

14993548_322051098180490_2140032975834401833_n

 

 

Advertisements